TINDAK TUTUR ILOKUSI SEBAGAI DETEKSI AWAL UJARAN KEBENCIAN BERDAMPAK PADA PERGESERAN NILAI BERBAHASA DALAM FACEBOOK “INFO KEJADIAN MERAUKE MENGENAI PENDERITA COVID-19”
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.vi.76Keywords:
Bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi, ujaran kebencian, pergeseran nilai kebahasaan, FacebookAbstract
Proses komunikasi sosial yang berupa informasi dapat berupa gagasan, maksud, pikiran, emosi dan perasaan. Kemudian akan memunculkan tindak tutur dari setiap pengguna bahasa. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui tindak tutur ilokusi pada kolom komentar facebook info kejadian Merauke mengenai update data penderita Covid-19. Pada kolom komentar tersebut para penutur menyampaikan berbagai macam tanggapan yang sangat beragam. Karena masalah Covid-19 yang dianggap bagaikan sebuah misteri dan kebanyakan masyarakat sudah merasa jenuh akibat dampak dari Covid-19 dalam setiap segi kehidupan. Sehingga tuturan yang digunakan masyarakat terdiri atas berbagai bentuk dan fungsinya, hal inilah yang menjadi subjek penelitian ini. Metode yang ada pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan prosedur penelitian yang dihasilkan melalui data deskriptif pada bentuk tertulis dari perilaku yang diamati. Analisis data dalam penelitian ini melalui dokumentasi dengan menggunakan instrumen kartu data. Setelah itu data kemudian diidentifikasi bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi pada kolom komentar tersebut. Ada lima postingan yang dipilih dalam penelitian ini mulai dari bulan Maret sampai Februari tahun 2021. Dalam kolom komentar secara keseluruhan terdapat 70 komentar. Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam penelitian ini ditemukan (1) bentuk tindak tutur langsung literal dan tindak tutur tidak langsung literal. (2) Fungsi tindak tutur yang digunakan dalam kolom komentar tersebut terdapat fungsi tindak tutur asertif, fungsi tindak tutur direktif, fungsi tindak tutur ekspresif, dan fungsi deklaratif. Berdasarkan hasil data fungsi yang dominan digunakan dalam kolom komentar facebook yaitu fungsi tindak tutur ekspresif. Hal ini kemudian menunjukkan terdapat fungsi tindak tutur yang berbentuk ujaran kebencian sebagai dasar pergeseran nilai-nilai moral dalam berbahasa. Misalnya provokasi, hasutan, hianaan, dan perbuatan tidak menyenangkan pada kolom komentar yang telah dipilih. Sehingga penelitian menunjukkan bahwa terdapat kata atau frasa yang dinilai mengandung unsur positif dan negatif pada kolom komentar facebook tersebut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.