ANALISIS PERCAKAPAN: SEBUAH ANALISIS TERHADAP INTERAKSI DOKTER DAN PASIEN

Authors

  • Nadia Izzatunnisa Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51817/kimli.vi.56

Keywords:

analisis percakapan, berita buruk, dokter-pasien, turn-taking organization

Abstract

Selain kompetensi mengobati pasien, seorang dokter perlu memiliki kompetensi dalam berkomunikasi dengan pasien. Hal tersebut akan sangat diperlukan, terutama ketika seorang dokter harus menghadapi pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk hidup lebih lama lagi. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mencoba menggambarkan bagaimana seorang dokter membangun sebuah percakapan dengan pasien atau keluarga pasien dalam menyampaikan kondisi gawat yang sedang dialami oleh pasien. Melalui pendekatan conversation analysis (CA), peneliti mencoba menganalisis struktur percakapan dan alokasi waktu yang muncul pada percakapan antara dokter dengan pasien atau keluarga pasien. Peneliti akan berfokus pada turn-taking organization yang dibangun dalam percakapan tersebut. Selain itu, pembahasan dalam analisis juga bersinggungan dengan bagian-bagian lain dalam CA, seperti sequence expansion dan lainnya. Data yang peneliti gunakan berbahasa Indonesia, yakni tiga rekaman video yang diambil dari tiga kanal YouTube, yaitu kanal Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dengan judul Breaking Bad News | Keterampilan Klinis | FK Unand, kanal Mahasiswa Kedokteran dengan judul Breaking Bad News, dan kanal HMPD FKUB dengan judul Breaking Bad News. Ketiga video tersebut memiliki topik yang sama, yaitu penyampaian berita buruk oleh dokter kepada pasien atau keluarga pasien. Peneliti membatasi data yang digunakan dengan fokus pada ujaran yang diucapkan oleh para dokter dan pasien atau keluarga pasien. Penelitian ini menunjukkan bahwa para dokter telah membangun percakapan dengan baik. Selain itu, alokasi waktu pergantian percakapan sangat teratur sehingga inti dari percakapan dapat ditangkap dengan baik oleh kedua pihak. Para dokter telah menunjukkan komunikasi efektif antara dokter dengan pasien dan tidak menunjukkan adanya dominasi dalam percakapan, kecuali saat berbicara sebagai pemilik informasi utama. Oleh karena itu, tujuan dari percakapan, yaitu penyampaian berita buruk oleh dokter kepada pasien atau keluarga pasien dapat tercapai.

Downloads

Published

2022-04-02

How to Cite

Izzatunnisa, N. (2022). ANALISIS PERCAKAPAN: SEBUAH ANALISIS TERHADAP INTERAKSI DOKTER DAN PASIEN. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 234–239. https://doi.org/10.51817/kimli.vi.56