KONSTRUKSI IDEOLOGI DAN CITRA POLITIK DI BALIK NASKAH PIDATO KEPRESIDENAN PERTAMA JOKO WIDOD

Authors

  • Menik Lestari Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51817/kimli.vi.52

Keywords:

naskah, pidato, Jokowi, ideologi, citra, CDA

Abstract

Naskah pidato sebagai salah satu bentuk arsip umum negara memiliki peran sebagai salah bentuk komunikasi politik. Ardial (2010) menyatakan bahwa komunikasi politik juga berfungsi untuk membangun citra aktor politik yang tidak disampaikan secara gamblang dalam teks. Naskah pidato kepresidenan perdana Jokowi pada tahun 2014 tentunya juga memuat konstruksi ideologi dan citra politik yang ia bangun untuk pemerintahan yang akan ia pimpin lima tahun mendatang. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran naskah dalam mengkonstruksi citra dan ideologi politik pada pidato kepresidenan perdana Jokowi tahun 2014. Melalui pendekatan analisis tiga dimensi CDA Fairclough (1995), penelitian ini bertujuan untuk membongkar konstruksi citra dan ideologi politik yang ada dalam naskah pidato tersebut. Hasil penelitian membuktikan secara umum naskah pidato tersebut berisi harapan dan keinginan Jokowi dalam pemerintahan 2014—2019. Selain itu, ideologi politik yang dikonstruksikan dalam naskah adalah (1) pengembalian kejayaan sektor maritim Indonesia, (2) pemerataan pembangunan, dan (3) penguatan figur Soekarno. Ideologi politik tersebut dikonstruksikan melalui penggunaan kosakata ideologis seperti jalesveva jayamahe,  cakrawati samudra, dan ungkapan metaforis nahkoda-kapal. Adapun citra yang dikonstruksikan dalam naskah pidato adalah Jokowi sebagai sosok merakyat dan pekerja keras yang dibangun dari penggunaan dan urutan kosakata sapaan yang mementingkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Downloads

Published

2022-04-02

How to Cite

Lestari, M. (2022). KONSTRUKSI IDEOLOGI DAN CITRA POLITIK DI BALIK NASKAH PIDATO KEPRESIDENAN PERTAMA JOKO WIDOD. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 209–214. https://doi.org/10.51817/kimli.vi.52