PENANDA NIAGA BAHASA JAWA DI KOTA PROBOLINGGO: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK WILAYAH DIALEK PANDALUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.vi.48Keywords:
penanda niaga, bahasa Jawa, Pandalungan, kota Probolinggo, lanskap linguistikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penanda niaga dalam bahasa Jawa di kota Probolinggo. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tulisan pada penanda niaga yang ada di sepanjang jalan utama di kota Probolinggo. Pendekatan penelitian menggunakan teori lanskap linguistik Landry dan Bourhis untuk memaparkan penanda publik yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendeskripsikan data secara akurat disertai dengan penjelasan menggunakan kalimat-kalimat penjelas secara kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan foto, kemudian diklasifikasikan berdasarkan ragam bahasa Jawa yang digunakan. Penentuan lokasi penelitian berdasarkan teknik criterion-based sampling dengan mengakomodasikan seluruh data di sepanjang jalan pusat perniagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahasa Jawa dipakai ke dalam penanda niaga meliputi nama 3 pasar, 102 nama toko, 8 nama bengkel, 7 nama penginapan, dan 36 nama tempat makan atau warung. Adapun ragam bahasa Jawa yang digunakan meliputi Jawa Ngoko, Krama-Ngoko, Krama, dan Krama Inggil.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.