PENGARUH STRUKTUR KALIMAT BAHASA TORAJA TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 179 BAKU KABUPATEN LUWU TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.vi.31Keywords:
pengaruh, struktur, kalimat, bahasa pertama, bahasa keduaAbstract
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: (i) pengaruh kalimat bahasa Toraja terhadap kemampuan analitik, sintetik, dan matching bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 179 Baku di Kabupaten Luwu Timur, (ii) implikasi pemerolehan bahasa Toraja dan pemerolehan bahasa Indonesia terhadap pengajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 179 Baku di Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan analitik, sintetik, dan matching. Analitik, sintetik, dan matching yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah melakukan pengkajian terhadap beberapa satuan dari bahasa Toraja dan bahasa Indonesia dengan memilah satuan bahasa tersebut secara terpisah serta mencocokkan satuan kedua bahasa tersebut, baik persamaan maupun perbedaannya. Kemudian menyelidiki dan menarik kesimpulan dari satuan yang terpisah itu secara holistik (Selinger, 1989). Di antara satuan bahasa yang diteliti dalam penelitian ini adalah satuan sintaksis berupa kalimat siswa SD kelas V. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh struktur kalimat bahasa Toraja terhadap kemampuan analitik, sintetik, dan matching bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri 179 Baku di Kabupaten Luwu Timur ditunjukkan dengan penggunaan struktur kalimat bahasa Toraja dan bahasa Indonesia secara timbal-balik. Baik penggunaan struktur kalimat bahasa Toraja yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan struktur kalimat bahasa Indonesia. Jenis kalimat yang digunakan responden dalam karangannya adalah kalimat tanya, kalimat penyangkalan seperti kata ingkar tidak (semua responden pada umumnya mampu menggunakan kata ingkar tidak), sebagian besar responden menggunakan kalimat majemuk dalam karangan kurang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Penggunaan kalimat pasif dan aktif dalam karangannya kurang sesuai dengan kaidah bahasa kedua (bahasa Indonesia). Implikasi pemerolehan bahasa Toraja dan pemerolehan bahasa Indonesia terhadap pengajaran bahasa Indonesia (mengenai struktur kalimat) di sekolah terjadi kesenjangan di antara bahasa Toraja dan bahasa Indonesia artinya bahwa pengajaran bahasa Indonesia di sekolah dipengaruhi oleh penggunaan bahasa Toraja responden, baik dari segi kaidah maupun dari segi aksennya. Saran (1) Perlu dibina hubungan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru agar pendidikan anak usia SD kelas V, khususnya dalam pembelajaran bahasa Toraja dan bahasa Indonesia dapat dilaksanakan secara optimal, dan (2) Perlu penelitian lebih lanjut tentang penggunaan bahasa Toraja dan bahasa Indonesia khususnya bahasa siswa pada usia 10-11 tahun atau usia SD kelas V.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.