KATA ULANG DAN MORFEM ULANG DALAM BAHASA ROTE DIALEK DENGKA
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.vi.22Keywords:
Kata Ulang, Morfem Ulang, Morfologi, Proses Morfologis, Bahasa Rote, Dialek DengkaAbstract
Artikel ini berjudul “ Kata Ulang dan Morfem Ulang Dalam Bahasa Rote Dialek Dengka”. Adapun tujuan dari artikel ini dipresentasikan, yakni untuk menjelaskan perbedaan antara Kata Ulang dan Morfem Ulang, serta Fungsi dan Makna dari Kata Ulang dan Morfem Ulang dalam Dialek Dengka. Teori yang digunakan dalam tulisan ini, yakni Morfologi Generatif menurut Aronoff. Metode dan teknik yang digunakan untuk menyediakan data adalah metode simak dan cakap serta teknik-tekniknya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk menjelaskan setiap data dengan menggunakan kata-kata berdasarkan temuan. Terdapat dua jenis data yang diperoleh, yakni data tulisan dan data lisan. Data tulisan diperoleh melalui sumber-sumber tertulis, sementara data lisan diperoleh langsung dari informan sebagai penutur asli dialek Dengka. Berdasarkan hasil temuan data dan hasil analisis data ditemukan dalam Dialek Dengka proses Kata Ulang yang adalah bagian dari proses reduplikasi sedangkan morfem ulang adalah bentuk unik yang digolongkan ke dalam morfem terikat. Proses pembentukan dengan cara diulangi secara penuh dan menghasilkan kata. Kedua istilah ini akan di analisis perbedaan, fungsi dan makna berdasarkan kaidah yang berlaku dalam bahasa Rote dialek Dengka. Diharapkan tulisan ini sangat bermanfaat bagi para pembaca secara umum dan lebih khusus lagi pemerhati bahasa, yakni masyarakat linguistik yang peduli terhadap bahasa dan peduli terhadap pendokumentasian bahasa-bahasa daerah di tanah air.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.