DINAMIKA VARIASI BAHASA GAUL DI MEDIA SOSIAL DARI ERA GENERASI Y HINGGA GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.v2025i.168Keywords:
bahasa gaul, Gen Y, Gen X, Sosiolinguistik, variasi bahasa, Identitas GenerasiAbstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan bentuk, fungsi, dan mendeskripsikan penggunaan bahasa gaul (slang) pada kalangan anak muda di media sosial antara dua generasi yaitu Gen Y dan Gen Z. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskripstif dengan pendekatan sosiolinguistik. Adapun data penelitian diambil dari penggunaan bahasa Gen Y dan Z pada tahun 2012- hingga 2025 di media sosial yaitu SMS, Facebook, TikTok, Instagram, dan Twitter. Teknik pengumpulan data dengan teknik baca dan catat, serta dengan wawancara informan dari Gen Y dan Gen Z. Hasil penelitian ditemukan penggunaan bahasa gaul pada Gen Y dipengarui oleh awal muncul internet dan media sosial. Pengaruh budaya popular dari Barat seperti film, musik, dan serial TV. Pembentukannya cenderung menggunakan kata yang berakar pada budaya lokal dan biasa digunakan dalam interaksi langsung atau media sosial dengan komunitas sedikit. Hal inilah yang menyebabkan bahasa gaul di era Gen Y bertahan lebih lama. Bahasa gaul di era Gen Z berkembang cepat karena pengaruh media sosial yang menampilkan konten visual dengan meme dalam berkomunikasi. Selain itu, jangkauan internet dan perangkat lebih luas dan mudah, hampir seluruh remaja Gen Z mempunyai media sosial sehingga penyampaian kosa kata baru lebih cepat tersebar. Adapun pola penciptaan kosa kata baru di era Gen Y bentuk abreviasi dan bentuk kata didominasi menggunakan bahasa Indonesia dan dialek Jakarta, sedangkan Gen Z lebih variatif abrviasi dan kosakata yang digunakan didominasi dari bahasa Inggris bahkan berbasis fonetik dari bahasa asing atau budaya asing termasuk dari animasi, Korean Pop (K-Pop) ‘musik pop korea’ atau dtama korea, dan tren viral internet. Ditemukan pula antargenerasi mengalami perubahan bentuk kata yang bersinonim dan juga persgeseran makna. Contoh kosa kata bahasa gaul di era Gen Y, misalnya penyebutan teman dekat disebut sohib atau bro (brother), untuk saat ini Gen Z mengubahnya menjadi bestie. Adapun contoh pergeseran makna dapat pada kata ember, pada era Gen Y berarti memang benar, pada era Gen Z dimaknai sebagai orang yang tidak dapat dipercaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Munariswati Munariswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.