TINJAUAN ONOMASTIK TERHADAP NAMA SALON KUKU DI KABUPATEN SLEMAN
DOI:
https://doi.org/10.51817/kimli.v2025i.159Keywords:
salon kuku, nama, onomastika, standar kecantikan modernAbstract
Peningkatan jumlah salon kuku di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, merupakan salah satu ciri daerah perkotaan yang peluang usahanya terbuka lebar dan menunjukkan adanya kebutuhan untuk memasuki modernitas, termasuk memenuhi standar kecantikan modern, juga tinggi. Artikel ini merupakan respons terhadap urbanisasi yang tercermin pada jumlah salon kuku dan penamaannya di Kabupaten Sleman. Artikel ini juga bertujuan mendeskripsikan dan menguraikan nama-nama salon kuku di Kabupaten Sleman. Data diperoleh dengan mencari bisnis salon kuku di Google Maps yang berada di Sleman dan mencatat hasil temuannya, kemudian dianalisis dengan metode intralingual dan ekstralingual. Metode intralingual digunakan untuk mengidentifikasi tempat usaha sebagai salon kuku berdasarkan penggunaan kata kuku, nail, dan nailart. Metode ekstralingual digunakan untuk menguraikan referensi nama salon kuku. Dari 63 data yang diperoleh, 45 salon menggunakan kata kuku, nail, dan nailart, 24 salon dengan nama pemiliknya, 21 salon menggunakan kata yang berkonotasi dengan kecantikan dan/atau femininitas, 11 salon menggunakan kata-kata yang berhubungan harapan, dan 4 salon menggunakan kata yang berkonotasi dengan kekhasan gaya hiasan kuku. Hal ini mencerminkan bahwa urbanisasi juga berdampak pada pemilihan bahasa yang digunakan untuk nama tempat usaha yang cenderung menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia. Selain itu, penggunaan kata kuku dan nail yang spesifik mencerminkan bahwa standar kecantikan modern menuntut tempat khusus untuk mempercantik kuku untuk acara-acara khusus atau sekadar kemewahan kecil untuk menghibur diri. Penggunaan bahasa Inggris juga mencerminkan sikap bahasa yang menganggap bahwa bahasa Inggris adalah bahasa modern, serta terlebih lagi untuk membedakan bisnis tersebut dari bisnis terkait kecantikan lainnya, seperti salon rambut dan klinik kecantikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lidwina Chastity Maya Yulita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.